Menanti Kehadiranmu
Setiap kali aku melihat ibu hamil perasaan ini menjadi campur aduk, sedih, senang, iri dan selalu bertanya dalam hati "kapan giliranku". Hal itu yang sering membuatku semakin tersiksa, walaupun mulut berbicara untuk sabar, sabar dan sabar tetapi hati tidak bisa dibohongi.
Mungkin kebanyakan orang setelah menikah pasti punya impian, tetapi ingat tujuan kita berumah tangga yaitu untuk ibadah dan memiliki keturunan. Tetapi untuk memiliki itu diperlukan kesabaran, doa, ikhtiar dan tawakal. Semakin kita mengingikan hal yang dituju semakin banyak pula rintangan dan cobaannya, tetapi ingat disetiap langkah yang kita jalani walaupun berat tapi akan menerima hasil yang sangat baik.
Banyak orang diluar sana, yang belum menikah namun sudah hamil, sedangkan kita yang sudah menikah harus menunggu dahulu demi hadirnya sang buah hati. Itu semua merupakan cobaan untuk kita semua bagaimana menghadapinya. Orang hamil di luar nikah kebanyakan ia akan mengalami kesulitan karena hadirnya anak sedangkan orang yang harus menunggu dahulu untuk hamil ia harus bersabar meski dihapakan dengan omongan jelek di sekitarnya. Keduanya itu merupakan cobaan dari sang maha kuasa untuk kita, jika kita tetap menjalani dengan ikhlas, insya alllah semua yang kita minta akan segera di kabulkan. Aminn
Banyak berdoa, berusaha dan bertawakal adalah kunci untuk mendapatkan yang kita impikan. Berikut doa yang sering aku bacakan sehabis shalat fardhu :
رَبِّ هَبْ لى مِنْ لَدُنْكَ ذُرِيَّةً طَيِّبَةً اِنَّكَ سَميعُ الدُّعاء
Rabbi habli mainladunka dzurriyatan tahyyibatan inaka sami’ud du’a rabij’alni muqimash shalati wa mindzurriyati rabbana wataqabbal du’a.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar