Kamis, 23 April 2015

Mencari Kebahagiaan




Setiap orang punya standar kebahagiaan masing-masing. Jauh di seberang sana, mereka yang hidup sederhana sudah merasa bahagia luar biasa ketika mendapatkan sepiring nasi meski belum ada jaminan di sore hari bisa mendapat makan. Mereka tetap bahagia dan mensyukuri rezeki yang didapatnya.

Bahagia memang bukan hanya milik orang kaya. Kebahagiaan ada di mana-mana karena milik semua orang, miskin ataupun kaya. Orang kaya mungkin lebih sering bahagia karena banyak keinginannya yang mudah terpenuhi dibanding mereka yang uang atau kekayaannya lebih sedikit.

Suatu penelitian menyebutkan bahwa orang yang selalu membanding-bandingkan kekayaan atau jabatan yang diperolehnya dengan tetangga atau teman-temannya cenderung tidak bahagia. Mereka yang tahu ternyata gajinya lebih kecil dari teman atau tetangganya segera merasa kecewa. Dan makin tak bahagia jika ternyata gajinya paling kecil dari teman-teman dekatnya.

Masalahnya, Bagaimana menemukan kebahagiaan itu?

  • Jangan terus-terusan merisaukan sesuatu

    Setiap orang mempunyai masalah, namun seperti dikatakan bos Anda, "Tinggalkanlah masalahmu di rumah." Pada waktu bekerja kita hendaknya fokus pada pekerjaan kita. Demikian pula dalam hal-hal lain. Nikmatilah atau pusatkanlah perhatian pada apa yang ada di depan Anda. Masalah memang harus dipecahkan, tetapi ada waktunya di mana kita perlu memikirkan bagaimana pemecahannya. Merisaukan hal itu terus-menerus tidak akan menolong memecahkan masalah. Sebaliknya kebahagiaan Anda akan tersita, pikiran akan ruwet sehingga sulit untuk menemukan jalan keluar.
    • Jangan membiarkan orang lain mempengaruhi perasaan Anda

      Ada sebuah cerita tentang seorang pria yang setiap pagi mengucapkan salam "Selamat pagi" sambil tersenyum ramah kepada sopir bus yang bermuka asam dan tidak pernah menanggapi salamnya. Suatu hari teman si pria menganjurkan agar dia berhenti memberi salam kepada si sopir. Namun apa jawab pria itu? "Aku tidak mau orang lain mendikte perilaku dan perasaanku." Bila orang lain bersikap buruk terhadap Anda, jangan mengambil hati dan menanggapi dengan hal yang sama. Anggaplah orang itu mempunyai masalah, bukan Anda. Dengan sikap seperti ini Anda dapat menghindari kemarahan di jalanan. Bila seseorang menyalip mobil Anda secara mendadak namun Anda masih dapat menghindar, Anda tidak perlu melontarkan sumpah serapah atau gantian menyalip dia. Orang itu mempunyai masalah dalam mengikuti tata tertib lalu lintas, jangan mengikuti jejaknya yang buruk. Jangan biarkan dia menyalakan api kemarahan di hati Anda dan mengusik kedamaian Anda.
    • Tertawalah atas kebodohan Anda sendiri

      Orang yang dapat menertawakan kebodohannya sendiri adalah orang yang mempunyai rasa humor yang sehat. Bila Anda lupa mengambil kunci mobil sebelum menutup pintunya (karena mobil Anda bukan keluaran tahun kemarin yang mampu mengingatkan Anda untuk menarik kunci mobil) janganlah terus menyesali kelalaian Anda. Dengan tertawa dan pikiran yang jernih Anda mungkin ingat bahwa bagasi tidak terkunci dan Anda dapat masuk dari situ ke dalam mobil atau Anda dapat memanggil seseorang di rumah untuk datang dan membawa kunci cadangan yang ada di rumah.
    • Bersyukur atas hal-hal kecil

      Bila Anda dapat mensyukuri hal-hal kecil Anda akan lebih bahagia. Anda tidak perlu memenangkan "undian" ratusan juta rupiah untuk merasa bahagia. Anda dapat saja merasa senang karena hari itu Anda tidak mempunyai keluhan apa pun atas kesehatan Anda.
    • Anda percaya Anda mampu melakukannya

      Orang yang bahagia biasanya mempunyai pandangan optimis. Anda tidak akan mudah putus asa karena Anda melihat segalanya dengan penuh pengharapan. Anda merasa mampu mengatasi persoalan Anda. Seandainya nasib keluarga Anda sepenuhnya tergantung di tangan Anda, Anda akan memutar langit dan bumi untuk menyelamatkan mereka.
    • Anda tidak mengandalkan perfeknisme

  • Anda tidak percaya bahwa segala sesuatu harus sempurna sebelum Anda dapat merasa bahagia. Anda tidak mengharapkan hal itu dari diri Anda sendiri maupun orang lain.
     
    Menurutku, kunci kebahagiaan itu terletak pada sikap kita mensyukuri apa yang telah dicapai. Dengan mensyukuri atas segala sesuatu yang telah kita miliki, maka kebahagiaan akan selalu mengalir di kehidupan kita. Jangan mencari kesempurnaan tapi sempurnakan apa yang telah ada. Jangan sesali apa yang hilang, tapi fokuslah pada apa yang telah kita miliki.

    Salam Berbahagia ( Keep Smile ) ^_^

Selasa, 27 Januari 2015

Tiga Kalimat Satu Tujuan yaitu Go Green Indonesia

Jika di lihat dari judul pasti pada bingung apa yang dimaksud dengan tiga kalimat satu tujuan. Tetapi bila saya beritahukan ketiga kalimat tersebut, anda pasti akan mengerti maksud dan tujuannya saya membuat tulisan ini. Berikut tiga kalimatnya :
1. Jangan mengambil apapun kecuali gambar
2. Jangan membuang apapun kecuali waktu
3. Jangan meninggalkan apapun kecuali jejak

Mungkin sebagian orang pernah mendengar tiga kalimat itu, menurutku kalimat yang cukup simple namun sulit di terapkan. Buktinya sekarang ini masih banyak orang-orang yang tidak peduli akan lingkungan sekitar, hasilnya lingkungan yang menjadi korban. Lingkungan alam yang bersih dan hijau menjadi tidak terawat lagi dan kotor. Tindakan vandalisme, membuang sampah sembarang dan merusak alam sudah tidak asing lagi di negara Indonesia. Pelakunya pun mulai dari orang dewasa hingga anak-anak. Seharusnya sebagai orang dewasa menjadi contoh bagi anak-anak agar melakukan hal yang positif terhadap lingkungannya. Jika sudah seperti ini siapa yang mau disalahkan???

sumber :www. google.com
Sungguh malang keadaan alam kita saat ini, kemana alam kita yang indah, subur dan hijau. Jika terus dibiarkan seperti itu bagaimana nasib anak serta cucu kita nanti. Akankah mereka hidup di alam yang kotor dan penuh polusi (Ohh No). Marilah kita mulai dari sekarang untuk menanamkan dalam hati kecil untuk katakan "Go Green Indonesia". Sedikit action namun berarti besar untuk kehidupan kita di masa depan. Sebuah resolusi yang perlu kita lakukan mulai detik ini yaitu sebagai berikut :
1. Buanglah sampah pada tempatnya, terlihat mudah namun sulit dikerjakan. Saat ini pemerintah sudah menyediakan banyak tempat sampah di tempat umum, namun sayang sungguh disayang lagi-lagi manusia tetap membuang sampah sembarangan. Mulai sekarang harus belajar disiplin diri sendiri agar mau membuang sampah pada tempatnya. Bila kita berada di tengah laut ataupun di gunung, baru kita akan menemui kesulitan tetapi jika kita sudah terbiasa untuk melakukannya, hal tersebut akan sangat mudah. Membiasakan diri untuk membawa kembali sampah hingga berada di tempat yang sebenarnya (tempat sampah).
2. Stop Vandalisme, sikap kebiasaan seseorang yang sengaja ingin merusak dan merubah suatu obyek namun berakibat buruk bagi obyek tersebut. Sekarang ini begitu banyak tempat-tempat umum yang sengaja di rusak oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab. Hasilnya lingkungan menjadi kotor dan tidak terawat lagi. Jika sudah seperti itu, siapa yang mau bertanggung jawab. Marilah kita mulai dari sekarang untuk berbuat yang lebih positif, karena dengan bertidak positif akan berakibat baik pula bagi kehidupan kita dan orang lain begitupun sebaliknya.
3. Menjaga dan melestarikan alam, jika setiap orang menanam satu pohon maka 2 (dua) tahun kemudian alam Indonesia ini akan menjadi hijau kembali. Jadi mulai sekarang mari kita ajak orang-orang terdekat untuk menanam satu pohon di setiap taman agar kelak kita dapat merasakan kembali sejuk dan indahnya negeri yang kita cintai.

Nah cukup simple kan action untuk "The Nature Conservancy Program Indonesia" . Karena apa yang kita kerjakan itu pula yang kita hasilkan. So, mulai sekarang dan detik ini juga kita lakukan hal yang positif demi menciptakan efek yang positif juga untuk kehidupan kita bersama di masa depan. Untuk mengetahui info dan tips tentang alam kalian bisa berkunjung ke www.nature.or.id karena disana begitu banyak info yang sangat bermanfaat untuk alam kita ini.

Say To "Go Green Indonesia"

Salam Lestari ^_^

Dari hal kecil menjadi bencana yang besar

Bumi sudah semakin tua dan alampun sudah tidak segagah dahulu lagi, buktinya banyak bencana yang menimpa bumi ini mulai dari banjir, longsor, kebakaran hutan, tsunami, angin puting beliung, gunung meletus, dan sebagainya. Namun dari sekian banyak bencana yang menimpa di bumi ada 3 (tiga) bencana yang masih bisa di cegah, karena dilihat dari kronologisnya ketiga bencana itu ada faktor dari tangan manusia. Berikut penjelasan dan penanggulangannya untuk meminimalisir ketiga bencana tersebut :

1. Banjir disebabkan karena curah hujan yang tinggi dan aliran sungai yang tersumbat sehingga mengakibatkan air tidak tertampung di sungai. Bila kita lihat kondisi sungai terutama di daerah ibu kota itu sudah sangat memprihatinkan, hampir di seluruh permukaan sungai tertutup oleh sampah. Sampah merupakan satu kata yang kecil namun berarti besar jika tidak segera di tanggulangi. Kesadaran masyarakatlah kunci utama dalam masalah ini. Jika pemerintah sudah berupaya mengadakan tempat sampah beribu-ribupun di pinggir jalan atau bantaran kali, bila masyarakatnya masih tidak peduli maka tempat sampah itu hanya menjadi pajangan semata. Sayang donk jika sungai kita menjadi tumpukan sampah seperti ini.
sumber : media.infospesial.net

Bila sampah terus dibiarkan dan musim hujan tiba maka bencana banjirpun tak akan bisa kita hindari lagi. 
www.dakwahmedia.com

Maka dari itu marilah kita mulai dari diri kita masing-masing untuk melakukan hal yang positif agar Indonesia terbebas dari banjir. Berikut tindakan yang perlu kita lakukan mulai sekarang :
1. Menjaga Kebersihan, lingkungan yang kotor dengan menumpuknya sampah di mana – mana menyebabkan aliran air atau bahkan sungai tidak dapat mengalir dengan derasnya. Hal ini menyebabkan pendangkalan air sungai. Cara efektif untuk mencegahnya adalah dengan tidak membuang sampah sembarangan. Daur ulang sampah yang bisa didaur ulang dan memanfaatkan sampah – sampah organik menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat, seperti dibuat pupuk atau bahan bakar organik.
2.  Membuat kanal air adalah sungai buatan untuk mengalirkan air sehingga air sampai ke laut.  
3.  Membuat bendungan, bendungan dapat menampung air dengan ukuran yang sangat besar. Selain itu, bendungan dapat difungsikan untuk pengairan, tempat pemancingan, atau untuk pembangkit tenaga listrik.
4.  Membuat tanggul, tanggul adalah bangunan yang berbentuk tembok yang memagari pinggiran sungai. Bangunan ini dibuat untuk mencegah air meluap ke daerah – daerah yang berada di sekitar sungai . 
5.  Menjaga Kelestarian Alam, salah satu penyebab banjir adalah kelestarian alam yang sudah rusak. Pohon – pohon ditebangi dimana – mana. Adanya kebakaran hutan atau sengaja dibakar untuk kepentingan manusia juga bukit – bukit yang dibuat vila – vila mewah oleh manusia. Semuanya itu merusak kestabilan lingkungan. Terutama berkurangnya jumlah pohon yang ada di Indonesia. Padahal, pohon adalah sahabat air. Dengan menggundulinya, maka yang terjadi adalah tidak adanya penerapan air yang efektif. Hal ini pada akhirnya menyebabkan terjadinya banjir di mana – mana. Cukup ironis memang di negara yang menjadi paru – paru dunia ini terjadi banjir di mana – mana. Oleh karena itu, kita bisa mencegah banjir dengan menambah pohon – pohon di sekitar kita. Tanam sebanyak mungkin pohon agar daya serap air oleh pohon bisa mencegah banjir. 
6. Buat Lubang Biopori, lubang biopori ini dapat mencegah banjir karena di lubang ini kita bisa menaruh sampah – sampah organik yang akan membusuk dan berubah menjadi kompos yang berguna bagi tanah dan dapat dimanfaatkan untuk menampung air. Cara membuatnya cukup mudh, Anda cukup membuat lubang di tanah dengan menggunakan bor tanah. Diameternya cukup 10 cm. Semakin banyak lubang biopori di halaman rumah, Anda semakin aman dari bahaya banjir.

2. Tanah Longsor adalah perpindahan material pembentuk lereng berupa batuan, bahan rombakan,tanah, atau material campuran tersebut bergerak ke bawah atau keluar lereng. Proses terjadinya tanah longsor dapat diterangkan sebagai berikut: air yang meresap ke dalam tanah akan menambah bobot tanah. Jika air tersebut menembus sampai tanah kedap air yang berperan sebagai bidang gelincir, maka tanah menjadi licin dan tanah pelapukan di atasnya akan bergerak mengikuti lereng dan keluar lereng. Maka dari itu, bila tidak segera kita tanggulangi maka bencana tanah longsor akan terus terjadi di negeri kita ini.


sumber:internasional.kompas.com
Marilah kita tanggulangi tanah longsor mulai dari sekarang dengan cara sebagai berikut :
1. Jangan membuka lahan persawahan di lereng bagian atas di dekat pemukiman.
2. Buatlah terasering ( sengkedan ) pada lereng yang terjal bila membangun pemukiman.
3. Segera menutup retakan tanah dan dipadatkan agar air tidak masuk ke dalam tanah dan melalui retakan tersebut.
4. Lakukan gerakan menanam pohon sedini mungkin
5. Jangan menebang pohon di lereng.

Penanggulangan tanah longsor mesti terintegrasi. Tidak bisa dilakukan setengah-setengah. Penyatuan banyak aspek dapat membuat formula tepat pada sasaran. Mulai dari masyarakat, pemerintah, legislatif, keamanan, dan sebagainya. Maka kita harus bersatu agar Indonesia menjadi hijau demi masa depan kita bersama.

3. Kebakaran Hutan  merupakan ancaman tersendiri bagi Negara yang bersangkutan maupun bagi masyarakat dunia secara umum. Telah dipahami bahwa hutan memegang peranan yang penting bagi keseimbangan hidup di bumi. Keberlangsungan hutan bukanlah sebuah opsi tetapi sebuah keharusan. Sayangnya, beberapa tahun belakangan, kerusakan terhadap hutan seolah tak bisa dicegah. Salah satu penyebabnya adalah kebakaran, baik itu yang terjadi secara alamiah maupun karena campur tangan manusia.


 sumber:versesofuniverse.blogspot.com
Apabila terjadi kebakaran hutan maka cara yang dapat dilakukan untuk melakukan pemadaman kebakaran hutan adalah sebagai berikut :
1.  Melakukan penyemprotan air secara langsung apabila kebakaran hutan berskala kecil.
2. Jika api dari kebakaran berskala luas dan besar, kita dapat melokalisasikan api dengan membakar daerah sekitar kebakaran dan mengarahkan api ke pusat pembakaran, yaitu umumnya dimulai dari daerah yang menghambat jalannya api seperti sungai, danau, jalan, dan puncak bukit.
3. Melakukan penyemprotan air secara merata dari udara dengan menggunakan helikopter atau pesawat udara.
4. Membuang hujan buatan 
Ketiga bencana tersebut masih bisa kita hindari bila penyebab dari faktor manusianya bisa di minimaliskan. Jika tidak di mulai dari diri kita dan sedini mungkin kapan berubahnya. Kasihan bila anak dan cucu kita nanti tidak bisa menikmati alam Indonesia yang kaya dan indah ini. Ayo kita bangkit bersama demi Indonesi Hijau untuk kehidupan kita di masa depan. Kita harus menjaga dan melestarikan alam dengan di mulai oleh niat serta kemauan karena tanpa adanya niat di dalam diri ini  "The Nature Conservancy Program Indonesia" di www.nature.or.id tidak akan tepat pada sasaran namun hanya ada kesia-siaan yang akan kita raih.

Salam Lestari ^_^ 






Minggu, 25 Januari 2015

Penantianku

 Menanti Kehadiranmu

Setiap kali aku melihat ibu hamil perasaan ini menjadi campur aduk, sedih, senang, iri dan selalu bertanya dalam hati "kapan giliranku". Hal itu yang sering membuatku semakin tersiksa, walaupun mulut berbicara untuk sabar, sabar dan sabar tetapi hati tidak bisa dibohongi. 

Mungkin kebanyakan orang setelah menikah pasti punya impian, tetapi ingat tujuan kita berumah tangga  yaitu untuk ibadah dan memiliki keturunan. Tetapi untuk memiliki itu diperlukan kesabaran, doa, ikhtiar dan tawakal. Semakin kita mengingikan hal yang dituju semakin banyak pula rintangan dan cobaannya, tetapi ingat disetiap langkah yang kita jalani walaupun berat tapi akan menerima hasil yang sangat baik.

Banyak orang diluar sana, yang belum menikah namun sudah hamil, sedangkan kita yang sudah menikah harus menunggu dahulu demi hadirnya sang buah hati. Itu semua merupakan cobaan untuk kita semua bagaimana menghadapinya. Orang hamil di luar nikah kebanyakan ia akan mengalami kesulitan karena hadirnya anak sedangkan orang yang harus menunggu dahulu untuk hamil ia harus bersabar meski dihapakan dengan omongan jelek di sekitarnya. Keduanya itu merupakan cobaan dari sang maha kuasa untuk kita, jika kita tetap menjalani dengan ikhlas, insya alllah semua yang kita minta akan segera di kabulkan. Aminn

Banyak berdoa, berusaha dan bertawakal adalah kunci untuk mendapatkan yang kita impikan. Berikut doa yang sering aku bacakan sehabis shalat fardhu :

رَبِّ هَبْ لى‏ مِنْ لَدُنْكَ ذُرِيَّةً طَيِّبَةً اِنَّكَ سَميعُ الدُّعاء
Rabbi habli mainladunka dzurriyatan tahyyibatan inaka sami’ud du’a rabij’alni muqimash shalati wa mindzurriyati rabbana wataqabbal du’a.



Kamis, 22 Januari 2015

My Resolution In 2015




Resolusi merupakan tujuan atau cita-cita yang harus kita gapai. Namun jika kita bermalas-malasan tujuan itu tak akan mudah di capai. Memulai membuat catatan satu persatu dan semoga di tahun 2015 ini minimal di atas 50% itu semua bisa tercapai..amiinn


Rindu






Persahabatan dan Alam, dua kata itu telah melekat di otak ku. Tanpa sahabat perjalananku ibarat minum kopi tanpa gula (pahittttt) :(  Tetapi jika dilakukan bersama sahabat perjalananku di alam akan menjadi lebih semangat dan penuh warna. 

Sekarang kita lanjut lagi pembahasan tentang judul di atas (Rindu). Kenapa rindu? simple sih jawaban, aku rindu alam dikala musim hujan..dinggiiinnn...rindu berada di tengah hutan, rindu dinginkan angin yang berhembus di tubuh dan terakhir rindu akan sahabat yang berada di dalam tenda, biasanya sih kita sering sebut dengan istilah "umpel-umpelan di tenda lebih asyik" hihihihihihi. 

nih fotonya perjalanan aku dengan sahabat-sahabatku di alam bebas :



segitu dulu ya, kalau mau lihat yg lebih banyaaakkkkk lagi di thread selanjutnya :) hihihihi
@see_u












Selasa, 20 Januari 2015

semuanya berjalan dengan baik, tetapi terkadang rasa iri dan dengki selalu menghampiriku. Aku tak kuasa mengelakkanya. Mencoba belajar untuk ikhlas menghadapi ini semua. Karena dengan Ikhlas aku bisa menjadi kuat